Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic memastikan diri tampil di Olimpiade Tokyo 2020 demi meraih status Golden Slam.
Djokovic melalui akun Twitter memastikan keikutsertaan di Olimpiade Tokyo. Pengumuman itu dilakukan Djokovic setelah sukses merebut gelar Wimbledon 2021, akhir pekan lalu.

“Saya sangat bangga untuk bersiap-siap ke Tokyo dan bergabung dengan tim nasional [Serbia] dalam perjuangan meraih medali paling bersinar di arena Olimpiade,” tulis Djokovic dikutip dari Reuters.
Bagi saya, menjalani pertandingan untuk Serbia selalu jadi kenikmatan spesial dan motivasi. Saya akan melakukan yang terbaik untuk membuat kita semua bahagia. Mari kita lakukan,” sambung Djokovic.

Keputusan untuk tampil di Olimpiade Tokyo membuat Djokovic berada di jalur yang tepat untuk menjadi petenis putra pertama dalam sejarah yang mampu melakukan Golden Slam di tahun yang sama.

Golden Slam merupakan istilah dari keberhasilan merebut empat gelar Grand Slam: Australia Open, French Open, Wimbledon, US Open dan Olimpiade.
Hanya ada satu petenis yang mampu melakukan hal itu dalam satu kalender tahun, yakni Steffi Graf pada 1988, dan belum pernah ada petenis pria yang mampu melakukannya.

Djokovic tahun ini sudah merebut gelar Australia Open, French Open, Wimbledon. Keputusan tampil di Olimpiade merupakan upaya petenis 34 tahun itu mewujudkan status Golden Slam.

Ini adalah kali keempat Djokovic tampil di Olimpiade setelah di Beijing 2008, London 2012, dan Rio 2016. Prestasi terbaik Djokovic sebelumnya adalah meraih medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008.

Sejumlah petenis bintang yang sudah menyatakan absen di Olimpiade Tokyo adalah Roger Federer, Rafael Nadal, Serena Williams, Stan Wawrinka dan Simona Halep.

Baca artikel CNN Indonesia “Novak Djokovic Tampil di Olimpiade Tokyo” selengkapnya di