Pedri, Bocah 18 Tahun yang Dipaksa Main 66 Kali Setahun

Pedro Gonzalez yang lebih dikenal dengan nama Pedri mulai menuai sorotan dan menjadi salah satu pesepakbola paling sibuk saat ini.
Jebolan akademi Las Palmas itu mendapat perhatian dari pecinta sepak bola setelah bergabung dengan Barcelona pada awal musim 2020/2021.

Kemampuan Pedri berperan sebagai gelandang bertahan, gelandang serang, hingga beroperasi di sisi sayap memanjakan pelatih. Kualitas pemain 18 tahun ini juga tak sembarangan, sehingga Pedri kerap dipercaya tampil.
Menurut data dari The Guardian, Pedri bermain 66 kali dalam rentang 322 hari.

Di Barcelona musim lalu, Pedri mendapat kesempatan tampil sebanyak 37 kali di La Liga dan mengantongi 2.425 menit bermain.

Di luar kompetisi domestik, pelatih Ronald Koeman memainkan Pedri di 15 partai lain seperti di Liga Champions, Copa del Rey, dan Supercopa Spanyol.

Sepanjang musim 2020/2021, Pedri bermain 52 kali dengan sumbangan empat gol dan enam assist selama 3.526 menit main.

Penampilan gemilang bersama Blaugrana memikat Luis Enrique di timnas Spanyol. Pedri pun mendapat panggilan memperkuat La Furia Roja di Euro 2020. Sebelumnya Enrique juga menggunakan jasa Pedri di ajang kualifikasi Piala Eropa.

Menyusul ambisi Spanyol meraih emas kedua di cabang olahraga sepak bola Olimpiade, Pedri yang masih belasan tahun pun masuk dalam skuad menuju Olimpiade Tokyo 2020.

Pedri pun tampil di Olimpiade Tokyo ketika Spanyol menjalani laga pembuka menghadapi Mesir yang berakhir dengan skor 1-1. Jarak pertandingan Pedri di Olimpiade dan Euro 2020 hanya 16 hari, sehingga menuai protes pelatih Barcelona.

Pedri tak bergabung bersama Barcelona di masa pramusim. Sementara Barcelona akan memulai kompetisi musim 2021/2022 pada 15 Agustus.