Piala AFF 2022: Polri Izinkan Laga Timnas Indonesia Dihadiri Penonton Sebanyak 70 Persen Kapasitas Stadion SUGBK

TEMPO.COJakarta – Laga kandang timnas Indonesia di turnamen sepak bola Piala AFF 2022 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, boleh dihadiri penonton. Namun, jumlahnya dibatasi hanya 70 persen dari total kapasitas stadion (sekitar 78 ribu).

Piala AFF 2022 ini bergulir mulai hari ini, Selasa, 20 Desember 2022, hingga 16 Januari 2023. Indonesia berada di Grup A bersama, Filipina, Brunei Darussalam, Thailand dan Kamboja. 

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa PSSI sebelumnya telah mengajukan permohonan perizinan untuk Piala AFF 2022 ini. Setelah mempelajarinya, kepolisian mengeluarkan izin pertandingan timnas Indonesia di turnamen tersebut bisa dihadiri penonton.

“Kami menindaklanjuti dengan melakukan penilaian risiko. Dan kami telah mengeluarkan izin untuk kegiatan Piala AFF bisa dihadiri penonton,” kata Listyo saat memberikan keterangan pers di SUGBK, Selasa, 20 Desember 2022. 

Listyo yang didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga, Zaiundin Amali dan Dirut PPKGBK, Rakhmadi Afif, saat memberikan keterangannya, menekankan bahwa jumlah penonton dibatasi. “Untuk saat ini kami berikan maksimal 70 persen dari kapasitas penonton,” ujarnya.

Untuk pengaman, dia melanjutkan, sebanyak 1.400 personel polisi akan diterjunkan untuk Piala AFF 2022. Di laga ini akan dimulai tahap uji coba dengan tidak menempatkan polisi di dalam stadion, seusai dengan Peraturan Polisi No:10 Tahun 2022. 

“Kami akan melaksanakan uji coba terkait Perpol baru. Oleh karena itu, di dalam hanya akan ada steward dan polisi di luar. Polisi akan masuk kalau ada permintaan dari inspektur keamanan penyelenggara,” katanya. 

Timnas Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam dua laga di babak penyisihan grup Piala AFF 2022, yakni pertandingan pertama menjamu Kamboja pada Jumat, 23 Desember dan Thailand pada Kamis, 29 Desember nanti.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, telah merinci jumlah penonton yang bisa menyaksikan dua pertandingan kandang tersebut. “Pada izin tersebut pihak Polri memberikan toleransi dan izin pertandingan, untuk pertandingan melawan Kamboja dengan jumlah penonton 30 ribu, lalu Thailand 50 ribu,” kata Yunus dikutip dari laman PSSI. 

“Namun, PSSI akan mengantisipasi membludaknya suporter. Dan, dalam rangka kehati-hatian PSSI, untuk pertandingan melawan Kamboja hanya akan menjual kurang lebih 25 ribu lembar tiket dan laga lawan Thailand sekitar 40 ribu lembar tiket. Hal ini untuk menjaga dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutur Sekjen PSSI. 

Timnas Indonesia ditargetkan bisa meraih gelar juara Piala AFF 2022 setelah edisi sebelumnya yang digelar tahun lalu, skuad Garuda di bawah Shin Tae-yong berhasil menembus final tetapi kalah dari Thailand dengan agregat 6-2.