Pique Disebut Punya Dua Wajah di Ruang Ganti Barcelona

Pemain belakang Gerard Pique disebut memiliki dua wajah yang berbeda di ruang ganti Barcelona terkait situasi yang terjadi di Blaugrana saat ini.
Barcelona tengah mengalami krisis. Tidak saja terbelit masalah keuangan yang berat, namun klub asal Catalunya itu juga minim pemain berkualitas.

Semua persoalan itu berdampak kepada penampilan Barcelona di lapangan. Di Liga Champions Barcelona dua kali kalah beruntun dan menempati dasar klasemen grup.

Sedangkan di Liga Spanyol hanya dua kali menang dalam lima laga terakhir. Sergio Busquets dan kawan-kawan terlempar dari papan atas dan kini menghuni peringkat kesembilan.

Memburuknya kondisi Barcelona disebut memengaruhi perilaku Gerard Pique sebagai salah satu pemain senior di klub. Dari pemain andalan di lapangan, Pique kini menjadi pendukung dewan klub.

Gerard Pique diklaim tidak pernah membela Ronald Koeman. (AP/Manu Fernandez)
Di ruang ganti Pique dituduh mulai nyaman dengan kekuasaan, karena dianggap akrab dengan presiden Joan Laporta, dikutip dari Sport. Pique yang awalnya tidak mendukung pemotongan gaji, menjadi pemain senior pertama yang berkorban dengan pemotongan gaji, sehingga diikuti pemain senior lain.

Pada suatu momen Pique juga banyak bicara terkait dengan kepentingan komersial klub. Beberapa kali membela rekan setim seperti Riqui Puig dan Samuel Umtiti, yang ternyata memiliki agen pemain yang sama.

Meski demikian, Pique tidak dekat dengan pelatih Ronald Koeman. Pique diklaim tidak pernah membela Koeman secara terbuka. Koeman sudah mulai menjaga jarak dengan Pique.

Pelatih asal Belanda itu mencurigai sikap Pique di belakang ek pelatih Everton tersebut. Karena itu juga Koeman tidak segan mengganti Pique dengan Gavi saat melawan Benfica.

Lebih dari itu, Pique disebut memiliki andil dalam kepergian Lionel Messi menjelang musim 2021/2022 dimulai. Pique dianggap memengaruhi Laporta soal status Messi. Hubungan Pique dengan Laporta menguat usai pemilihan presiden.

Tags :