Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pembakaran Orang di Kali Angke, Saksi Kelima Ada di TKP

TEMPO.COJakarta – Polsek Metro Penjaringan periksa saksi baru dalam peristiwa pembakaran orang hidup-hidup di bantaran Kali Angke, Pejagalan pada Rabu malam.Korban pembakaran adalah pria berinisial S (40) dan wanita berinisial D (39) yang sedang berjalan-jalan di Jalan Fajar Aladin, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. 

Penjabat sementara Kepala Seksi Humas Polsek Metro Penjaringan Iptu Susanto mengatakan status terperiksa itu sampai saat ini masih sebagai saksi. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus orang tewas dibakar itu.

“Total saksi yang sedang dibuatkan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) bertambah satu orang, sehingga total terperiksa menjadi lima orang,” kata Susanto, Kamis, 5 Januari 2023, seperti dikutip dari Antara.

Susanto mengatakan polisi masih mengejar tersangka pembakaran dua orang di bantaran Kali Angke itu.

mudah-mudahan, belum ke mana-mana,” kata dia.

Susanto tak menyangkal ada kemungkinan pelaku pembakaran itu adalah teman dekat korban D. “Bisa jadi, bisa juga enggak. Kan kita menerapkan asas praduga tak bersalah,” kata Susanto.

Saksi yang diperiksa terakhir ini berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa terjadi. Polisi menolak menyebut inisial terperiksa sebelum proses BAP selesai.

Dalam peristiwa itu, korban S sempat disiram dengan bensin oleh pelaku sebelum dibakar. Hal itu diketahui dari hasil pemeriksaan baju korban. “Sebelum dibakar, korban disiram dengan bensin,” kata Susanto.

Motif pembakaran itu masih diselidiki. Personel gabungan Polres Metro Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya juga dikerahkan untuk membantu pengungkapan kasus ini.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febri Isman Jaya, kasus dua orang dibakar hidup-hidup di bantaran Kali Angke terjadi Rabu malam, sekitar pukul 19.00.

“Jadi pasangan ini berdua berjalan di pinggiran kali tiba-tiba ada pelaku datang menyiramkan bensin ke salah satu korban,” kata Febri.

Setelah menyiram bensin, pelaku membakar korban. Karena tubuhnya terbakar, S menceburkan diri ke Kali Fajar Angke. Akibat peristiwa itu, S tewas di lokasi kejadian.

Febri belum dapat menyimpulkan penyebab kematian S karena tewas terbakar atau tenggelam di sungai. Polisi masih menunggu hasil otopsi dari RS Polri Kramat Jati.

Teman S, yaitu D, juga mengalami luka bakar di tangan kirinya. Korban pembakaran itu masih dirawat di RS  Duta Indah.