Profil Kamaldeen Sulemana, Winger Rennes Penerus Sadio Mane

Mengenal Kamaldeen Sulemana, pemain incaran Liverpool dan Jurgen Klopp yang diproyeksikan sebagai pengganti Sadio Mane yang hijrah ke Bayern Munich di musim panas 2022 lalu.

Winger Rennes asal Ghana Kamaldeen Sulemana bereaksi selama pertandingan sepak bola Liegue 1 Prancis antara Stade Rennais vs AJ Auxerre di Stadion The Roazhon Park di Rennes, Prancis barat pada 11 September 2022.

Liverpool dan Jurgen Klopp tengah dalam kesulitan di awal musim 2022/2023 ini. Kesulitan ini terlihat dari catatan buruk yang didapatkan The Reds.

Catatan buruk tersebut tak lepas dari melempemnya lini serang Liverpool semenjak kepergian Sadio Mane ke Bayern Munich di bursa transfer musim panas 2022 lalu.

Kehadiran Luis Diaz dan Darwin Nunez pun nyatanya belum mampu menggantikan peran Sadio Mane yang vital dalam permainan Liverpool.

Hal ini pun kemudian disinggung oleh mantan pemain Arsenal, Paul Merson, yang menyebut Liverpool telah melakukan transfer terburuknya dengan melepas pemain asal Senegal itu.

“Saya telah katakan sejak hari pertama, menurut pendapat saya, menjual Sadio Mane adalah bisnis terburuk (Liverpool) sepanjang masa,” ujar Paul Merson dilansir dari talkSPORT.

Nasi pun telah menjadi bubur. Liverpool dan Klopp pun harus menerima getahnya usai memutuskan melepas Sadio Mane ke Bayern Munich dengan harga 40 juta euro (Rp595 miliar).

Seakan mafhum dengan kesalahan tersebut, Liverpool pun kemudian mencari pemain yang bisa menggantikan Sadio Mane.

Dilansir dari Liverpool Echo, Liverpool pun telah menemukan targetnya sebagai penerus Sadio Mane. Sosok itu adalah Kamaldeen Sulemana dari Rennes

Lantas, siapakah sosok Kamaldeen Sulemana itu? Bagaimana kiprahnya sehingga dirinya diyakini Liverpool sebagai penerus Sadio Mane?

Permata Afrika

Kamaldeen Sulemana merupakan winger andalan Rennes yang lahir pada 15 Februari 2002 atau 20 tahun silam di Techiman, Ghana.

Kiprahnya di sepak bola sendiri bermula di kampung halamannya dengan membela klub Techiman Liberty FC. Setelahnya ia bergabung academy di Ghana yang bernama Right to Dream.

Akademi Right to Dream tersebut merupakan akademi yang dimiliki oleh sebuah perusahaan multinasional asal Mesir bernama Mansour Group.

Dari akademi ini, Sulemana pun kemudian dilirik tim asal Denmark, FC Nordsjaelland yang bekerja sama dengan akademi milik Mansour Group tersebut.

Sulemana pun bergabung FC Nordsjaelland pada Januari 2020 lalu di usia 17 tahun. Barulah tepat di usianya yang ke-18, ia menerima kontrak berdurasi lima tahun.

Usai mendapat kontrak profesional itu, Sulemana pun perlahan menjadi andalan FC Nordsjaelland, di mana ia melakoni debutnya seminggu setelah ulang tahunnya yang ke-18.

Selama 1,5 tahun membela FC Nordsjaelland, Sulemana mampu mencatatkan 43 penampilan dan berhasil mencetak 14 gol serta 8 assist.

Torehan itu lantas membuat klub Prancis, Rennes, merekrutnya di musim panas 2021, dengan mahar mencapai 20 juta euro yang memecahkan rekor penjualan di Denmark yang dipegang Alexander Sorloth.

Besarnya bayaran itu membuat Rennes pun mengandalkannya sejak hari pertama kedatangannya. Sulemana lantas debut bersama klub berjuluk Les Rennais itu pada Agustus 2021.

Di musim pertamanya bersama Rennes, Sulemana telah tampil sebanyak 27 kali di berbagai ajang dengan lesakkan 5 gol dan 2 assist.

Di musim keduanya atau musim 2022/2023 ini, Sulemana sendiri telah tampil sebanyak 10 kali di berbagai ajang dengan lesakkan 1 gol dan 2 assist.

Kiprahnya di usia muda ini pun membuat Sulemana dipanggil ke tim nasional Ghana. Tercatat sejak debutnya pada 2020 silam, ia telah tampil sebanyak 11 kali bagi The Black Stars.

Ketertarikan Liverpool pada Sulemana sendiri tak hanya karena kemiripan posisinya dengan Sadio Mane saja, melainkan versatilitas yang dimilikinya.

Tercatat, Sulemana tak hanya bermain di posisi winger saja, melainkan juga bisa bermain di posisi penyerang tengah dan juga winger kanan.