Ramsey Merasa Dipaksa Keluar dari Arsenal

Nice: Mantan gelandang Arsenal, Aaron Ramsey, membeberkan prosesnya keluar dari Arsenal. Gelandang yang kini membela Nice itu mengaku sudah menyepakati kontrak baru, tapi The Gunners menarik lagi kontrak tersebut.

Ramsey merasa dipaksa keluar dari Arsenal karena The Gunners menarik lagi proposal kontrak baru yang telah ia sepakati.

Menurut Ramsey, kala itu ada perubahan di jajaran direksi Arsenal. Direksi Arsenal sebelumnya yang menyodorkan kontrak kepada Ramsey dirombak sehingga proposal tersebut ditarik kembali.

“Saya sudah menyepakati kontrak yang mereka ajukan. Kemudian semuanya menjadi lebih tenang,” kata Ramsey kepada The Times.

“Saya mengatakan kepada agen saya untuk segera meneken kontrak itu. Tapi tiba-tiba, kontrak itu sudah tidak ada lagi,” jelasnya.

“Ada banyak perubahan dengan manajer baru yang datang. Saya tak paham, saya masih tidak tahu apa yang terjadi,” pungkasnya.

Setelah kontraknya habis pada Juli 2019, Ramsey hengkang ke Juventus. Tapi, ia tak bisa mereplika performanya bersama Arsenal di Juve.

Bahkan, Ramsey sempat dipinjamkan ke Rangers pada Januari 2022, tapi performanya yang di bawah standar membuat Rangers urung mempermanenkannya. Alhasil, Juve memutus kontraknya pada Agustus 2022 dan gelandang 31 tahun tersebut pun pindah ke Nice.