Selebrasi Khas Israel, Striker A-League Lolos dari Hukuman

 

Penyerang Wellington Phoenix Tomer Hemed lolos dari sanksi setelah berselebrasi ala Israel dalam pertandingan melawan Melbourne City di Liga Australia atau A-League, Minggu (16/5).

Tomer Hemed merayakan golnya dengan kontroversial. Striker 34 tahun itu berselebrasi dengan gaya Israel usai membobol bawang Melbourne City, akhir pekan lalu.

Striker asal Israel itu mengenakan kippah dari balik kausnya sebelum memakai bendera Israel dalam selebrasinya tersebut. Hal itu dilakukan Hemed dalam masa konflik Palestina dengan Israel saat ini.

 

Perayaan Hemed itu mendapat penyelidikan dari pihak A-League. Akan tetapi, dikutip dari Newshub, Hemed lolos dari sanksi setelah hanya diberikan kartu kuning untuk selebrasi gol keduanya.

“Tomer Hemed menerima kartu kuning untuk selebbrasi setelah gol keduanya dalam pertandingan hari Minggu melawan Melbourne City, sesuai dengan hukum permainan,” kata juru bicara Federasi Sepak Bola Australia kepada Newshub.

“Mengingat dia menerima peringatan sepanjang pertandingan, masalah tersebut dianggap final,” ucap juru bicara itu melanjutkan.

Sementara itu, Manajer Umum Phoenix David Dome memaklumi perilaku Hemed dengan selebrasi kontroversialnya tersebut. Meski demikian, Dome meminta semua pihak bisa sensitif atas apa yang terjadi di Palestina.

 

“Kami menghormati hak orang atas ekspresi mereka, tetapi pada saat yang sama kami harus sangat sensitif terhadap apa yang terjadi di Timur Tengah dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di sana,” ucap David Dome dikutip dari Sportbible.

“Kami telah berbicara dengan Tomer tentang hal itu dan selama beberapa hari ke depan kami akan memeriksanya lebih detail dan memberikan tanggapan tentang bagaimana kami akan menanganinya pada hari itu juga,” tutur Dome menambahkan.

 

Dome optimistis, perayaan yang dilakukan Hemed sebagai doa untuk perdamaian dan simbol kebanggan terhadap Israel sebagai negaranya.