Siswi SMA di Duren Sawit yang Hilang Sejak November 2022 juga Pernah Minggat dari Rumah

TEMPO.COJakarta – Syafniel, orang tua Ela Septiana, siswi SMA yang dilaporkan hilang sejak 19 November 2022 lalu, mengatakan putrinya tersebut pernah kabur dari rumah beberapa waktu sebelumnya. 

Saat itu, ia berhasil menemukan keberadaan anaknya yang berusia 16 tahun itu. Menurut penurutan Syafniel, putrinya kala itu minggat dari rumah gara-gara tidak terima dinasihati. 

“Ngambek enggak terima dengan omongan orang tua dan dia kabur dari rumah. Itu kabur hampir tiga Minggu,” katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat, 6 Januari 2023. 

Kali ini, setelah lebih dari sebulan, ia tak kunjung menemukan keberadaan anaknya itu. Ela hilang dan tak kembali pulang ke rumah setelah pamit untuk pergi menonton film di bioskop bersama teman-temannya.

“Dia pergi dengan temannya setelah dia nonton bioskop itu tidak pulang lagi ke rumah. Nah temennya yang bareng pergi itu pulang ke rumah, dia lewat depan kontrakan saya,” kata Syafniel.

Syafniel mengatakan dirinya sudah menanyakan keberadaan Ela kepada teman-teman anaknya tersebut. Namun tidak ada yang tahu ke mana Ela pergi. “Saya tanya Ela ke mana, katanya lagi main dengan temannya,” ujar Syafniel.

Tidak menunjukkan perilaku atau gelagat yang aneh

Menurut Syafniel, sebelum hilang, putrinya itu tidak menunjukkan gelagat yang mencurigakan. Perilakunya nornmal seperti biasanya. Bahkan menurut dia, Ela termasuk anak yang pintar.

“Di rumah itu seperti orang biasa normal. Di sekolah juga termasuk pintar, teman-temannya banyak ditunjukin pelajaran tapi karena terpengaruh pergaulan sekarang dia berada di mana kami sekeluarga sudah mencari ke mana-mana,” kata Syafniel.

Polsek Duren Sawit telah melakukan pencarian terhadap Ela Septiana yang telah dilaporkan sebagai orang hilang usai pergi menonton bioskop sejak 19 November 2022.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Martson Marbun mengatakan pihaknya telah meminta keterangan dari keluarga dan juga kerabat dekat untuk mencari jejak keberadaan Ela.

“Kita sama keluarga korban rutin komunikasi,” kata Martson Marbun

Namun Marbun mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi keberadaan Ela yang saat ini duduk di bangku kelas satu SMA tersebut. “Kita update terus perkembangannya,” ujar Marbun.