Top 3 Dunia: Sergei Lavrov Ultimatum Ukraina

TEMPO.COJakarta – Top 3 dunia pada 27 Desember 2022, di urutan pertama berita soal gertakan dari Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang meminta Ukraina menyetujui proposal Moskow, termasuk menyerahkan wilayah yang dikuasai Rusia, atau tentaranya akan memutuskan masalah tersebut. Ancaman ini disampaikan pada Senin, 26 Desember 2022, sehari setelah Presiden Vladimir Putin mengatakan dia terbuka untuk negosiasi.

Kyiv dan sekutunya dari negara-negara Barat menolak tawaran Putin untuk berdialog karena tentara Rusia terus menghantam kota-kota di Ukraina dengan rudal dan roket, serta tuntutan agar wilayah yang dikuasai Moskow tidak diutak-atik. Ini artinya Ukraina harus mengakui penaklukannya atas seperlima wilayahnya.

Di urutan kedua top 3 dunia adalah berita tentang Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang pada Senin, 26 Desember 2022, mengutarakan tekad akan berupaya mendapatkan bantuan dari India dalam menerapkan formula perdamaian. Upaya itu ia lakukan ketika berbicara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi melalui telepon seperti dilansir Reuters Selasa 27 Desember 2022.

1.Rusia Ultimatum Ukraina: Menyerah Sekarang atau Militer yang Selesaikan

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengultimatum Ukraina untuk menyetujui proposal Moskow, termasuk menyerahkan wilayah yang dikuasai Rusia, atau tentaranya akan memutuskan masalah tersebut. Ancaman ini disampaikan Senin, 26 Desember 2022, sehari setelah Presiden Vladimir Putin mengatakan dia terbuka untuk negosiasi.

Kyiv dan sekutu Baratnya menolak tawaran Putin untuk dialog karena pasukan Rusia terus menghantam kota-kota di Ukraina dengan rudal dan roket, serta tuntutan agar wilayah yang dikuasai Moskow tidak diutak-atik. Ini artinya Ukraina harus mengakui penaklukannya atas seperlima wilayahnya.

Kyiv mengatakan akan berjuang sampai Rusia mundur.

Putin melancarkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari, menyebutnya sebagai “operasi khusus” untuk “denazifikasi” dan demiliterisasi Ukraina, yang menurutnya merupakan ancaman bagi Rusia. Kyiv dan Barat mengatakan invasi Putin hanyalah perampasan tanah imperialis.

2.Zelensky Minta PM India Bantu Perang Ukraina dengan Formula Perdamaian

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Senin, 26 Desember 2022, menungkap ia tengah berupaya mendapatkan bantuan dari India dalam menerapkan formula perdamaian. Upaya itu ia lakukan ketika berbicara dengan Perdana Menteri India Narendra Modi melalui telepon seperti dilansir Reuters Selasa 27 Desember 2022.

Zelensky menulis di Twitter bahwa ia menyampaikan harapan agar India sukses menjalankan peran sebagai ketua G20 tahun depan. “Pada platform inilah saya mengumumkan formula perdamaian dan mengandalkan partisipasi India dalam penerapannya,” kata presiden Ukraina itu.

Pada November, Zelensky meminta negara-negara besar ekonomi yang tergabung dalam Kelompok 20 (G20) untuk mengesahkan 10 butir formula perdamaian serta mengakhiri perang.