Usai Dibantai, Solskjaer Ungkap Cara MU Lewati Jalur Neraka

Luluh lantak di hadapan suporter saat menjamu Liverpool, Ole Gunnar Solskjaer dan Manchester United akan menghadapi pertandingan-pertandingan berat.
Jadwal padat yang dipenuhi agenda laga dengan lawan berkelas setelah jeda internasional sudah dua kali membuat Man Utd tumbang, dari Leicester City dan Liverpool.

Tottenham Hotspur menanti pada akhir pekan mendatang, disusul Atalanta, dan Manchester City pada tiga hari kemudian.

Solskjaer pun memiliki strategi agar skuad The Red Devils bisa bangkit dari keterpurukan saat bertemu lawan-lawan berikutnya.

“Pekan depan ada pertandingan tandang ke Tottenham, pertandingan Liga Champions melawan Atalanta, dan tim berikutnya yang datang adalah Man City. Kami harus melihat ke depan. Kami harus membuat kerangka berpikir dan memastikan ke dalam sesi latihan selanjutnya serta bertanding dengan kerangka berpikir yang tepat,” ucap Solskjaer.

“Manchester United telah melewati masa-masa sulit sebelumnya dan selalu bisa bangkit dan menghadapi tantangan. Musim lalu kami ada di peringkat kedua dan musim ini kami mengawali dengan buruk. Anda harus melewati ini dan membangun performa, mulai meraih hasil bagus, mulai clean sheeet dan kita akan lihat posisi di akhir musim,” sambungnya dikutip dari situs resmi Man Utd.

Man Utd saat ini ada di peringkat ketujuh Liga Inggris. Mengantongi 14 poin, Man Utd tertinggal enam poin dari Chelsea yang ada di posisi teratas. Untuk menuju zona Liga Champions, Man Utd terpaut tiga poin dari West Ham United yang ada di peringkat keempat.

Sementara di Liga Champions, Man Utd menduduki posisi teratas di Grup F. Namun masih ada sisa pertandingan melawan Atalanta, Villarreal, dan Young Boys. Dalam laga paruh pertama, Man Utd susah payah menundukkan Atalantan dan Villarreal serta kalah dari Young Boys.

Baik di Liga Inggris dan Liga Champions, selisih gol Man Utd hanya berjarak satu gol. Di Liga Inggris, Man Utd mencetak 16 gol dan kebobolan 15 kali. Sedangkan Solskjaer dan anak asuhnya membuat enam gol dan kebobolan lima kali di Liga Champions.